Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya menjaga nilai toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan di tengah masyarakat Kota Bogor. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Yayasan Islamic Centre Al Ghazaly, Kota Bogor, pada Minggu (23/8/2026).
Kegiatan keagamaan ini juga dirangkaikan dengan Haul ke-40 almarhum K.H. Rd. Abdullah bin Nuh serta Haul ke-16 almarhumah Ibu Ajengan Hj. Mursyidah binti K.H. Abdullah Sayuti. Dedie menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen meningkatkan indeks toleransi di wilayahnya.
Menurut Dedie, upaya menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk bagaimana sesama umat Islam menjaga sikap saling menghargai. "Yang namanya toleransi dan kebersamaan itu dibutuhkan oleh umat Islam. Kota Bogor sedang berupaya untuk meningkatkan indeks toleransi," ujar Dedie Rachim.
Lebih lanjut, Dedie menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum tepat untuk memperkuat keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai kasih sayang, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama dinilai perlu terus diimplementasikan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat mempererat silaturahmi antarwarga, sehingga mampu mewujudkan Kota Bogor yang guyub, rukun, dan penuh kebersamaan. "Semangat kebersamaan ini yang harus terus kita jaga. Karena dengan masyarakat yang rukun dan saling menghargai, Kota Bogor akan semakin maju," katanya.
Selain di Al Ghazaly, antusiasme masyarakat Kota Bogor dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW juga terlihat dari berbagai kegiatan serupa yang digelar di sejumlah titik, termasuk di Masjid Agung Kota Bogor. Warga tampak khidmat mengikuti rangkaian peringatan hari besar Islam tersebut sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.