Festival Kopi Legendaris Bogor Hadir di Sempur, Ada Kopi Sejak 1925

Suasana pembukaan Festival Kopi Legendaris di Lapangan Sempur, Kota Bogor yang menampilkan berbagai kopi lokal dan kuliner khas.
Sumber gambar: bogor.tribunnews.com.

Pemerintah Kota Bogor resmi membuka Festival Kopi Legendaris yang berlangsung di Lapangan Sempur, Kota Bogor. Acara yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Merah Putih (FMP) ini akan digelar selama tiga hari, mulai Jumat (21/8/2026) hingga Minggu (23/8/2026).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa festival ini tidak hanya sekadar ajang promosi kuliner, tetapi juga upaya merawat nilai sejarah. Menurutnya, Bogor memiliki catatan historis yang kuat dalam industri kopi di Indonesia.

"Ini menjadi kebanggaan lokal bahwa Bogor secara historis menjadi kota tempat aklimasi bibit kopi di Indonesia. Kemudian ada klub kopi pertama di Indonesia juga di zaman Hindia Belanda, didirikannya juga di Bogor . Jadi ada nilai sejarah, nilai historis, ya. Di samping itu, kita tentu bangga kopi menjadi produk andalan Indonesia dan Bogor punya kaitan dengan sejarah perkopian Indonesia itu," ungkap Dedie Rachim.

Salah satu daya tarik utama dalam festival tahun ini adalah kehadiran merek kopi lokal yang telah melegenda, yakni Kopi Bah Sipit. Produk kopi tersebut tercatat telah diproduksi dan dipasarkan di Kota Bogor sejak tahun 1925.

PIC Festival Kopi Legendaris, Nancy Wahyuni Yusuf, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini merupakan edisi kedua. Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi pada tahun sebelumnya, durasi acara pun diperpanjang menjadi tiga hari.

"Ini adalah Festival Kopi Legendaris tahun kedua yang kami adakan. Tahun pertama itu kita adakan dua hari, tapi karena antusias yang luar biasa dari masyarakat, jadi tahun ini Festival Kopi Legendaris nya jadi tiga hari," ucap Nancy.

Selain kopi, festival ini juga melibatkan para pelaku UMKM kuliner lokal untuk memperkenalkan kekayaan cita rasa Kota Bogor. Berbagai hidangan khas seperti asinan dan laksa turut disajikan untuk memanjakan pengunjung.

"Kita berkolaborasi sama-sama, bergandengan tangan lah ya, untuk memajukan juga kopi dari Bogor , brand Bogor . Terus kita juga mengajak kuliner-kulinernya Bogor . Ada asinan, ada laksa yang khas Bogor , termasuk ada buah-buah juga dari kelompok tani," ujar Nancy.

Untuk memberikan suasana yang berbeda, panitia juga menyiapkan hiburan khusus bagi pengunjung. Salah satu agenda yang dinantikan adalah pertunjukan musik yang akan berlangsung pada Sabtu malam.

"Yang berbeda tahun ini, di hari Sabtu nanti kita akan ada Blues Night. Nah, jadi ngopi sambil iringan lagu blues itu asik," tutup Nancy.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Kota Bogor sebagai destinasi wisata kuliner sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap sejarah kopi lokal yang telah menjadi bagian dari identitas kota.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Tools

News