Sajian kuliner khas Bogor, es pala, menjadi primadona masyarakat dalam acara Jamuan Rakyat yang diselenggarakan di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (17/8). Minuman segar ini menarik perhatian ribuan pengunjung yang memadati area istana untuk merayakan HUT ke-81 RI.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari kecepatan penjualan produk tersebut. Sebanyak 1.100 cup es pala berukuran 500 mililiter ludes terjual hanya dalam waktu 30 menit setelah stan dibuka. Ahmad Taufik, pengelola stan yang merupakan generasi kedua dari pembuat es pala tersebut, mengaku terkejut dengan sambutan hangat para pengunjung.
"Luar biasa antusiasnya, langsung habis. Karena mungkin masyarakat sudah familiar dengan es pala khas Bogor ini. Jadi mereka berbondong-bondong datang ke stan dan langsung minum. Karena cuaca juga cukup terik ya," ujar Ahmad Taufik.
Es pala buatan keluarga Ibu Titin ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan produk serupa di pasaran. Resep yang telah dipertahankan selama 20 tahun ini menggunakan ekstra sirup pala alami yang dipadukan dengan potongan buah pala asli. Proses pengolahannya tidak melibatkan pemanis maupun pengawet buatan, sehingga memberikan rasa segar yang khas.
Ahmad Taufik menjelaskan bahwa partisipasinya dalam Jamuan Rakyat ini merupakan kesempatan perdana bagi usahanya. Ia diundang oleh pihak Istana Kepresidenan Bogor setelah sebelumnya sukses mengikuti pameran yang dihadiri oleh pihak istana. Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan nyata terhadap pelaku UMKM.
"Iya, untuk pertama dapat kesempatan di tahun 2026 ini. Jadi ini adalah kesempatan yang pertama dan sangat amazing banget. Harapannya di ulang tahun Indonesia ke-81, buat Indonesia secara umum, buat UMKM, semoga makin maju dan pemerintah semakin lebih mengedepankan UMKM untuk selalu berkembang baik," tambahnya.
Acara Jamuan Rakyat di Istana Kepresidenan Bogor ini menjadi momentum kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Selain es pala, berbagai kuliner UMKM wilayah Bogor Raya lainnya seperti es dawet dadali, siomay, dimsum, bakso, soto, hingga kopi lokal turut disajikan bagi para pengunjung. Sejumlah pejabat daerah, termasuk Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, serta Kepala Istana Kepresidenan Bogor Erwin Wicaksono, tampak hadir membaur bersama masyarakat dalam suasana perayaan tersebut.