Sekolah Rakyat Bogor Mulai Terima 1.080 Siswa melalui Program MPLS

Sekolah rakyat terintegrasi di Jasinga Bogor yang siap menerima 1.080 siswa melalui Program MPLS
Sumber gambar: daerah.sindonews.com.

Kabupaten Bogor telah memulai penerimaan 1.080 siswa di sekolah rakyat yang terintegrasi melalui Program MPLS (Masyarakat Pendidikan Lembaga Sekolah). Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga desil 1 dan 2 di wilayah provinsi.

Menurut laporan dari berbagai media terpercaya, seperti achmadnurhidayat.id, Kompasiana.com, dan VIVA.co.id, pembukaan sekolah ini terjadi pada 24 Agustus 2026. Sekolah-sederhana ini dirancang menampung siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA.

Program MPLS ini merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur pendidikan di daerah. Di Bogor, pengembangan ini fokus pada daerah Jasinga, di mana sekolah-rakyat terintegrasi pertama kali dimanfaatkan. Proses pemberantasan kekurangan sekolah di daerah tersebut telah berjalan sejak awal tahun 2026.

Data dari RM.ID dan MetroTVNews.com mencatat bahwa pembukaan ini tidak hanya mengurangi beban sekolah umum, tetapi juga memberikan solusi bagi keluarga yang tidak dapat berkecamatan atau tidak memiliki akses ke sekolah terpadu. Namun, informasi tentang biaya operasional atau kualitas pelaksanaan belum disebutkan dalam laporan terbaru.

Kementerian Pendidikan, Teknologi, dan Kebudayaan (Kemendikti) belum memberikan keterangan resmi terkait rencana pendanaan atau pengelolaan program MPLS di Bogor. Namun, pemkab Bogor, Agus Triyanto, telah menyatakan kesuksesan dalam pengembangan infrastruktur pendidikan di kabupaten.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Tools

News