Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mematangkan rencana pengembangan infrastruktur transportasi strategis di dua kawasan utama, yakni wilayah Bogor Barat dan kawasan wisata Puncak. Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antar-wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa pengembangan transportasi massal ini menjadi prioritas untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus membuka aksesibilitas yang lebih luas. Selain rencana pembangunan kereta gantung di kawasan Puncak, Pemkab Bogor kini fokus menyiapkan jalur kereta api yang menghubungkan wilayah Bogor Barat.
"Pengembangan transportasi ini merupakan bagian dari upaya membangun konektivitas antar-wilayah. Jadi bukan hanya di Puncak, tetapi juga bagaimana wilayah Bogor Barat memiliki dukungan transportasi massal melalui rencana kereta Tenjo-Jasinga," kata Ajat dalam keterangannya, Minggu (23/8/2026).
Berdasarkan dokumen rencana pengembangan infrastruktur transportasi berbasis rel dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, terdapat dua alternatif trase yang sedang dikaji. Alternatif pertama adalah jalur Tenjo-Jasinga sepanjang 18,6 kilometer dengan tiga titik stasiun yang melintasi Tenjo, Kampung Singabraja, Pangaur, hingga Jasinga.
Sementara itu, alternatif kedua adalah jalur Parung Panjang-Jasinga dengan panjang trase sekitar 26,5 kilometer yang mencakup enam titik stasiun. Jalur ini dirancang melintasi wilayah Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Jasinga, dan Tenjo.
"Pengembangan jalur kereta Bogor Barat ini diarahkan untuk melayani pergerakan komuter sekaligus mendukung aglomerasi wilayah," ungkap Ajat. Jalur ini nantinya akan berfungsi sebagai pengumpan atau feeder bagi penumpang yang ingin menuju Stasiun Tenjo maupun Stasiun Parung Panjang, sehingga masyarakat di wilayah Bogor Barat mendapatkan akses langsung ke jaringan KRL Commuter Line Jabodetabek.
Selain pembangunan infrastruktur berbasis rel, Pemkab Bogor juga terus mematangkan rencana penyediaan kereta gantung di kawasan Puncak. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana transportasi wisata. Sebagai pendukung mobilitas wisatawan, Pemkab Bogor juga menyiapkan armada bus listrik khusus yang akan melayani rute-rute wisata unggulan di wilayah tersebut.
Seluruh rangkaian rencana pembangunan ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan transportasi di Kabupaten Bogor, sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan mobilitas komuter di masa depan.