Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di dua kantor instansi Pemerintah Kabupaten Bogor pada Kamis (27/8/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pemotongan insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah.
Dua lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan penyidik KPK adalah Kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) dan Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengonfirmasi bahwa penggeledahan memang dilakukan di kedua badan tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari penyidikan perkara yang telah dimulai sejak 21 Agustus 2026. “Benar, Mas. Update yang di Kabupaten Bogor terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemotongan insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah,” ujar Budi saat dikonfirmasi.
Dalam rangkaian penggeledahan tersebut, penyidik KPK yang didampingi oleh pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah dokumen penting. Budi menambahkan, “Pada hari ini (Kamis) penyidik melaksanakan kegiatan penggeledahan di dua lokasi di wilayah Kabupaten Bogor. Lokasi pertama, yaitu di Kantor Bappenda Kabupaten Bogor, Penggeledahan berikutnya yakni di Kantor BKPSDM Kabupaten Bogor.”
Selain dokumen, petugas terlihat membawa sejumlah koper besar keluar dari area kantor pemerintahan tersebut. Terkait temuan ini, Budi menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pendalaman lebih lanjut. “Penyidik akan melakukan penelahan atas temuan dalam penggeledahan tersebut,” tambahnya.
Sebelumnya, KPK telah mengonfirmasi telah mengamankan uang senilai sekitar Rp 1,5 miliar yang diduga berkaitan dengan praktik pemotongan upah pungut di Bappenda Kabupaten Bogor. Hingga saat ini, penyidik masih terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk melengkapi berkas perkara tersebut. “Lanjutan (dari) penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Bogor,” tegas Budi.