MilkLife Soccer Challenge 2026-2027 Bergulir di Kota Pembuka

Pertandingan sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge di Semarang.
Pertandingan sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge di Semarang.. Kredit: Wikimedia Commons (Public domain). Sumber: “single from souvenir sheet · not listed separately by SN”. Digunakan sesuai CC0 1.0; halaman sumber.

Bogorian.web.id - Jakarta - Ajang pembinaan sepak bola putri usia dini, MilkLife Soccer Challenge musim 2026-2027, resmi dimulai dengan menempatkan wilayah Tangerang dan Semarang sebagai lokasi penyelenggaraan perdana. Rangkaian pertandingan Seri 1 di kedua kota tersebut berlangsung pada tanggal 1 hingga 6 September 2026, menandai dimulainya kembali kompetisi yang dirancang untuk menjaring bakat-bakat muda di lapangan hijau.

Pelaksanaan turnamen ini mendapat sambutan antusias dari para peserta dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, ribuan pesepak bola putri tercatat ambil bagian dalam ajang yang kompetitif ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Kompetisi kelompok umur yang dipertandingkan mencakup kategori usia 10 tahun atau KU-10 dan usia 12 tahun atau KU-12. Di Semarang, rangkaian pertandingan puncak tersaji di Stadion Universitas Diponegoro pada hari Minggu, menghadirkan persaingan ketat antar tim finalis yang berambisi meraih gelar juara seri pertama.

Pada kategori KU-12, kejutan besar terjadi ketika Madrasah Ibtidaiyah Pagersari-Patean sukses keluar sebagai juara setelah melalui duel sengit melawan SDN Karangsono 2 Mranggen. Pertandingan baru berjalan dua menit ketika gol perdana tercipta bagi MI Pagersari-Patean, yang kemudian mempertahankan keunggulan hingga laga usai dengan skor tipis 3-2.

Keberhasilan MI Pagersari-Patean menjuarai kelompok umur tersebut sekaligus mematahkan dominasi tim yang sebelumnya diunggulkan. Langkah mereka menuju tangga juara terbilang impresif setelah berhasil menyingkirkan tim langganan juara, SDN Klepu 03, pada babak semifinal.

Sementara itu, persaingan di kelompok umur 10 tahun atau KU-10 tidak kalah menegangkan. Sekolah Dasar Negeri Kembangarum 2 tampil dominan sejak awal pertandingan menghadapi SDN Brumbungan, yang sempat memberikan perlawanan ketat dan membalikkan keadaan sebelum akhirnya SDN Kembangarum 2 menyamakan kedudukan dan mengunci kemenangan.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan Seri 1 di Tangerang dan Semarang menjadi langkah awal yang penting bagi kelanjutan kompetisi musim ini. Dengan melibatkan ribuan pemain muda, ajang ini diharapkan mampu memperkuat fondasi pembinaan sepak bola putri secara berkesinambungan di berbagai daerah.

Sumber rujukan: jawapos.com, www.jawapos.com, elshinta.com, bola.com, skor.id.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Tools

News