KRL Bogor-Jakarta Terganggu, Penumpang Tertahan di Jam Sibuk

Suasana penumpang di stasiun KRL Commuter Line saat terjadi gangguan perjalanan.
Sumber gambar: wartakota.tribunnews.com.

Layanan perjalanan Commuter Line lintas Bogor dan Tangerang mengalami gangguan operasional yang cukup parah pada Kamis (20/8/2026) pagi. Insiden ini memicu penumpukan penumpang serta penundaan jadwal perjalanan yang tak terhindarkan di tengah jam sibuk.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa gangguan pada lintas Bogor-Jakarta Kota disebabkan oleh kecelakaan di petak jalan antara Cawang dan Tebet. Rangkaian Commuter Line No. 1183 dilaporkan tertemper seseorang, yang mengakibatkan kerusakan pada sistem pengereman kereta.

"Commuter Line No. 1183 relasi Bogor -Jakarta Kota tertemper orang di lintas Cawang-Tebet yang menyebabkan kerusakan pada sistem pengereman," kata Leza dalam keterangan resminya.

Akibat kerusakan tersebut, perjalanan rangkaian Commuter Line No. 1183 terpaksa dipangkas dan hanya melayani penumpang hingga Stasiun Manggarai sebelum akhirnya dibatalkan untuk keperluan perbaikan. KAI Commuter kemudian menerapkan rekayasa pola operasi dengan memberlakukan sistem satu jalur secara bergantian antara Stasiun Pasar Minggu hingga Stasiun Manggarai, yang memicu antrean perjalanan kereta dari arah Bogor.

Secara terpisah, gangguan juga terjadi di lintas Tangerang akibat insiden Commuter Line yang tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi antara Stasiun Rawa Buaya dan Stasiun Batu Ceper. KAI Commuter mencatat setidaknya 10 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan hingga lebih dari satu jam, sementara delapan perjalanan di lintas Tangerang mengalami keterlambatan hingga 48 menit.

"Untuk perjalanan Commuter Line Tangerang sebanyak 8 perjalanan mengalami keterlambatan hingga 48 menit," ujar Leza.

Pihak KAI Commuter menyayangkan kejadian tersebut karena sangat mengganggu operasional perjalanan kereta api. Leza menegaskan kembali pentingnya keselamatan di area rel kereta api bagi masyarakat luas.

"KAI Commuter dengan tegas melarang orang yang tidak berkepentingan berada di sekitar jalur rel dan selalu mendahulukan kereta melintas saat akan melewati perlintasan sebidang," tandasnya.

Saat ini, layanan perjalanan di kedua lintas tersebut dilaporkan telah kembali normal. KAI Commuter terus melakukan upaya normalisasi untuk mengurai sisa-sisa keterlambatan perjalanan di sejumlah lintasan agar operasional kembali berjalan sesuai jadwal.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Tools

News