Keajaiban di Nepal: Dua Pekerja Selamat Usai 9 Hari Terjebak Terowongan

Tim penyelamat berada di sekitar lokasi terowongan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Trishuli 3A di Nepal.
Tim penyelamat berada di sekitar lokasi terowongan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Trishuli 3A di Nepal.. Sumber foto: bbc.com.

Bogorian.web.id - Kathmandu - Operasi penyelamatan dramatis di Nepal membuahkan hasil luar biasa setelah dua pekerja berhasil ditarik keluar dalam kondisi hidup dari dalam terowongan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Trishuli 3A. Evakuasi ini berlangsung sembilan hari setelah terjangan banjir bandang dahsyat yang melanda wilayah tersebut dan menewaskan lebih dari 1.200 orang. Suresh Raut selaku pejabat senior Otoritas Kelistrikan Nepal menyatakan bahwa kedua penyintas tersebut langsung diterbangkan menuju rumah sakit di Kathmandu guna mendapatkan penanganan medis intensif.

Sebelum penyelamatan ini berhasil dilakukan, tim Search and Rescue menghadapi berbagai rintangan ekstrem di lapangan, mulai dari tumpukan lumpur tebal hingga batu-batu besar yang menutupi akses masuk terowongan. Petugas penyelamat terus berupaya menyuplai oksigen dengan memompa udara ke dalam lorong agar para korban yang terjebak dapat tetap bernapas. Hingga kini, otoritas setempat mencatat masih ada puluhan pekerja lain yang perlu diselamatkan dari dalam struktur bawah tanah tersebut.

Keberhasilan menembus lorong bawah tanah yang tertimbun material longsoran memerlukan kerja keras dan strategi rekayasa tingkat tinggi. Arnold Dix, seorang pakar pembangunan terowongan yang memberikan saran kepada otoritas setempat, menggambarkan proses tersebut sebagai rangkaian tantangan yang sangat kompleks di tengah lanskap yang telah berubah total akibat bencana.

Tim penyelamat harus bekerja secara ekstra hati-hati dengan menggunakan ekskavator, mesin pompa air, hingga peledak berdaya kendali presisi tinggi untuk membuka jalur akses. Upaya pemompaan air dan pembuatan saluran baru menuju sungai dilakukan secara simultan untuk mengurangi volume air yang masih menggenangi bagian dalam terowongan.

Harapan besar muncul ketika tim SAR mendengar suara samar dari dalam lorong saat melakukan penyisiran. Respons cepat dari petugas yang meneriakkan seruan agar para korban tidak panik menjadi titik balik penemuan kedua penyintas tersebut di tengah tumpukan material reruntuhan.

Penyintas pertama yang berhasil dievakuasi adalah Sanjaya Shah yang menjabat sebagai mandor mekanik di Otoritas Kelistrikan Nepal. Kabar keselamatan tersebut langsung disambut rasa haru oleh rekan-rekan kerja yang telah lama menantikan kepastian nasib para korban di lokasi bencana.

Rekan kerja Sanjaya Shah menyampaikan rasa bahagianya kepada media setelah mendengar kabar penyelamatan tersebut Sebagaimana dikutip dari www.bbc.com:

“Saya sangat, sangat bahagia, saya telah menunggu kabar ini. Ini memberi harapan bahwa yang lain juga akan berhasil diselamatkan hidup-hidup.”

Suresh Chaudhari — www.bbc.com

Rekan kerja Shah, Suresh Chaudhari, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas ditemukannya sang mandor dalam kondisi bernyawa. Informasi ini sekaligus memberikan secercah harapan bagi keluarga korban lainnya yang masih menunggu proses pencarian.

Selanjutnya, orang kedua yang berhasil ditarik keluar dari dalam terowongan adalah Kabir Maharjan. Keberhasilan ini turut membawa ketenangan bagi pihak keluarga setelah berhari-hari diliputi kecemasan atas keselamatan korban di tengah situasi darurat yang melumpuhkan wilayah tersebut.

Di sisi lain, Otoritas Kelistrikan Nepal memperkirakan masih ada sekitar 39 pekerja yang perlu diselamatkan dari area terowongan tersebut. Namun, para pejabat belum dapat memastikan secara pasti berapa banyak dari mereka yang saat ini masih bertahan hidup di dalam jaringan bawah tanah yang terdampak banjir bandang.

Saudara kandung Kabir Maharjan mengungkapkan kelegaan setelah saudaranya berhasil dievakuasi oleh tim SAR Sebagaimana dikutip dari www.bbc.com:

“Hati saya terasa lebih lega”

Amir Maharjan — www.bbc.com

Operasi penyelamatan lanjutan terus digalakkan oleh tim SAR gabungan di Nepal demi menjangkau korban tersisa di dalam terowongan. Pemerintah dan otoritas terkait mengerahkan seluruh sumber daya teknik serta personel militer untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman di tengah kondisi medan yang masih berbahaya.

Sumber rujukan: bbc.com, www.bbc.com, internasional.kompas.com, inews.id, herald.id.

Menyiapkan ruang diskusi…
Lebih baru Lebih lama

Tools

News