Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, kini mengoptimalkan sejumlah ruang publik sebagai panggung bagi para seniman dan budayawan lokal. Langkah ini diambil untuk memberikan ruang ekspresi sekaligus memperkenalkan kekayaan kebudayaan daerah kepada masyarakat luas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa penyediaan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen pembangunan daerah. Menurutnya, infrastruktur yang dibangun tidak hanya berorientasi pada fungsi fisik semata, tetapi juga dirancang untuk menjadi wadah kreativitas.
“Pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada kebutuhan fisik, tetapi juga harus dirancang sebagai tempat bertemunya gagasan, kreativitas, dan kebudayaan,” ujar Ajat di Cibinong, Sabtu (22/8/2026).
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari perencanaan jangka panjang yang kini dieksekusi secara signifikan di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Keberadaan ruang-ruang tersebut diharapkan mampu membuat kebudayaan daerah tetap hidup dan berkembang melalui interaksi masyarakat.
Beberapa lokasi yang kini telah dimanfaatkan sebagai pusat ekspresi antara lain Alun-Alun Tegar Beriman Cibinong, Cibinong Setu Plaza, Taman Siliwangi, kawasan Gelora Pakansari, serta Auditorium dan Gedung Tegar Beriman. Selain itu, alun-alun di berbagai kecamatan juga mulai difungsikan untuk kegiatan serupa.
Selain menyediakan tempat permanen, Pemkab Bogor juga rutin membuka panggung bagi pelaku seni melalui berbagai kegiatan berkala. Salah satunya adalah kegiatan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) yang setiap pekannya menjadi ruang pertunjukan bagi sanggar seni dan budayawan lokal.
Di sisi lain, Pemkab Bogor juga tengah membangun pusat ekonomi kreatif atau creative hub bernama Siliwangi Center yang memanfaatkan eks gedung kesenian di Jalan Tegar Beriman. Proyek dengan anggaran sekitar Rp29,47 miliar ini dirancang sebagai pusat kolaborasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi kreatif.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa creative hub tersebut nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pertunjukan teater. “Creative hub yang nantinya juga menjadi tempat pertunjukan teater sudah melalui tahap penandatanganan kontrak dan ditargetkan selesai pada Desember 2026,” ungkapnya.
Pembangunan Siliwangi Center ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026 dan mulai dapat dimanfaatkan oleh komunitas seni serta pelaku industri kreatif pada tahun 2027. Pemerintah daerah berharap, keterbukaan ruang publik ini dapat memperluas kesempatan bagi seniman untuk berkarya sekaligus mendekatkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.